Senin, 26 Oktober 2015

SUKA-DUKA MEMBUAT KARTUL (ZAYNA MOSA KALILA, 8E)

SMP Labschool Jakarta mewajibkan setiap siswa/i kelas 8-nya untuk menyusun karya tulis ilmiah yang merupakan salah satu profil kelulusan. Dalam melakukan sesuatu (apalagi dalam menyusun kartul yang merupakan proyek besar bagi siswa), pasti ada kemudahan, ada juga kesulitannya. Ada lancarnya, ada juga kendalanya. Dan ada suka, maupun dukanya.
Dalam pengerjaannya, kita memang harus fokus karena waktu untuk mengerjakannya pun juga terbatas (Juli-Desember, maksimal). Itupun banyak tugas, ulangan atau ujian, serta materi dan urusan di dalam kelas yang harus diperhatikan di sela-sela waktu yang sedikit kayak begini. Belum lagi, topik kartul pilihan kita ini harus dipresentasikan di sidang kartul bulan nanti (yang kalau murid denger kata ‘sidang’ aja udah ngebayangin yang enggak-enggak), tapi menurut saya sendiri sih itu gak terlalu menjadi beban.

Positifnya membuat kartul kali ini adalah, kita pastinya bisa menambah pengetahuan yang mungkin gak akan pernah diajarkan di dalam kelas (kalaupun ada yang diajarkan, pasti cuma dasar-dasarnya aja). Dengan mengerjakan kartul, kita juga otomatis tau, apa saja step-step dan yang diperlukan dalam penyusunannya.
Saya menganggap proyek kartul itu versi lebih gampangnya dari skripsi. Jadi saat kuliah nanti, kita gak bakal kaget-kagetan karena kita udah punya pengalaman dalam menyusun versi kecilnya si skripsi itu (kartul), kesana-kemari minta bantuan pembimbing, dan udah pernah berdiri di satu ruangan untuk mempresentasikan hasil kerja (yang butuh paling banyak persiapan.. dan pedenya terutama :D).

Intinya, masa-masa menyusun kartul ini dibikin enjoy aja, gak usah terlalu dipikirin (nanti malah bikin stress). Dan saya ingin berterima kasih kepada orangtua, teman-teman, dan guru-guru yang sejauh ini, sudah sangat membantu dalam pengerjaan kartul. Semoga hasil kerjaan kartul kita (terutama sih kartul saya :D) bisa sesuai harapan dan sukses.. Aamiin.